NSR Anggota Sekretariat PPS Negara Sakti Kecamatan Pakuan Ratu tewas dibunuh , karena dendam
Satu luka memanjang di punggung kanan, luka memanjang dipunggung kiri, satu dipinggang , dan satu di bawah pinggang.( semua luka besar dan dalam diduga akibat sabetan sajam jenis laduk)red.
Peristiwa mengenaskan tersebut tersebar luas melalui Media Sosial Whatsaap, sehingga membuat masyarakat Way kanan yang sedang menunggu hasil pilkada menjadi tambah was was, akan tetapi dari hasil keterangan beberapa narsumber dilapangan , diduga memang ada dendan pribadi antara korban dan pelaku, dimana sesuai info yang diterima Media bahwa beberapa waktu yang lalu istri pelaku di diduga berselingkuh dengan korban dan dipergoki korban, namun saat itu ada perdamaian antara keduanya
“ kalau tidak salah pelakunya SDR orang berasal dari sumpuk ( Tulung Buyut red ), yang saat ini bekerja dengan Aliduki sebagai penyadap karet, waktu itu pelaku ( SDR red ) pernah memergoki istrinya sedang berdua dengan Korban ( Selingkuh red ), tetapi bisa damai dengan uang Rp 18 juta, akan tetapi sore ini ( Saat kejadian red ) mungkin terjadi masalah baru dan SDR yang memang masih dongkol langsung membacok Nasir,” ujar Narasumber Media.
“Korban itu kebetulan masih ponakan saya sendiri, ditujah oleh pelaku bukan menggunakan laduk melainkan dengan pisau garpu, dan sekarang pelaku masih dalam kejaran Aparat Polsek Pakuon Ratu,” ujar Aliun.
Pernayataan Aliun dibenarkan oleh Kapolsek Pakuon Ratu AKP Rifki Basyori, dimana menurut Rifki, pihaknya sedang berada dilokasi dan melakukan pengejaran terhadap tersangka.
“untuk penyebabnya kami masih sumir dan masih diperdalam, kami sedang fokus untuk mengejar pelaku, mohon doanya,” tegas AKP Rifki basyori.
Sementara Hi. Edi S. Camat Pakuon Ratu membantah bila kejadian tersebut ada hubungannya dengan pelaksanaan pilkada yang baru saja berlalu.
" Bukan karena pilkada infonya karena dendam akibat pelaku yang menduga korban berselingkuh dengan istrinya, tapi maaf ini baru info,” ujar Hi Edi S.(**)

Posting Komentar