Hari Ke-3 Diguncang! Satgas OPD Dibekali Ilmu Anti Narkoba — Siap Lawan atau Cuma Formalitas?
BLAMBANGAN UMPU — Beraninews.
Memasuki hari ke-3, pembekalan di Rumah Edukasi Anti Narkoba DPC GRANAT Way Kanan bukan sekadar rutinitas. Suasana makin “panas”, materi makin tajam, dan satu pertanyaan besar muncul: benarkah semua siap turun melawan narkoba, atau hanya sebatas formalitas?. Senin (6/4)
Kegiatan ini diikuti berbagai instansi, mulai dari Dinas Kominfo, Dinas Porapar, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, Kecamatan Buay Bahuga, Kecamatan Negeri Agung, hingga jajaran puskesmas seperti Way Tuba, Pakuan Ratu, Serupa Indah, Tanjung Rejo, Pisang Baru, dan Sukabumi.
Materi yang disampaikan tim Rumah Edukasi Anti Narkoba tak lagi normatif. Disajikan secara lugas, realistis, dan “menampar”, membuat peserta tak bisa lagi bersikap santai terhadap ancaman narkoba yang kian nyata di depan mata.
Peserta pun tak menampik dampaknya. Salah satu perwakilan kecamatan mengaku pembekalan ini membuka mata mereka tentang peran yang selama ini mungkin belum maksimal.
“Alhamdulillah, ini jadi pengingat keras. Kami dapat ilmu tentang bahaya narkoba, cara penanggulangan, dan peran kami. Tinggal bagaimana kami benar-benar menjalankannya di lapangan,” ujarnya.
Pesan yang disampaikan jelas: perang melawan narkoba tidak butuh seremoni, tapi aksi nyata. Jika hanya berhenti di ruang pelatihan, maka ancaman narkoba akan terus bergerak lebih cepat dari upaya pencegahan.
Hari ke-3 ini menjadi titik penting—apakah Satu satgas OPD menjadi garda terdepan, atau justru hanya menambah daftar kegiatan tanpa dampak?
Way Kanan kini dihadapkan pada pilihan: bergerak serius, atau kalah perlahan oleh narkoba.( **)


Posting Komentar