Bupati Way Kanan mengapresiasi layanan MPP kepada 4.466 warga dalam 6 bulan
WAY KANAN – Beraninews.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Way Kanan di Ruang Buay Pemuka Pangiran Tuha, Kamis (25/6/2026).
Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengukur efektivitas pelayanan sekaligus memastikan kehadiran MPP benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik di satu lokasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Way Kanan, Nuryadin Ali Mustofa, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 12 unit layanan aktif yang beroperasi di MPP. Keberadaan layanan terpadu tersebut dinilai mampu memangkas waktu, tenaga, dan biaya masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
"Evaluasi ini penting untuk memastikan pelayanan yang diberikan tetap berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi yang tergabung di MPP," ujar Nuryadin.
Berdasarkan data DPMPTSP, sepanjang Januari hingga Juni 2026, MPP Kabupaten Way Kanan telah melayani sebanyak 4.466 layanan kepada masyarakat. Angka tersebut menunjukkan tingginya tingkat pemanfaatan MPP sebagai pusat pelayanan publik terpadu.
Meski demikian, hasil evaluasi juga mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi. Beberapa di antaranya adalah penyediaan ruang laktasi bagi ibu menyusui, peningkatan fasilitas ramah disabilitas, serta penambahan ruang layanan untuk mengakomodasi instansi yang belum bergabung.
Salah satu instansi yang hingga kini belum membuka layanan di MPP adalah BPOM, yang terkendala keterbatasan ruang pelayanan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen melakukan pengembangan dan penyempurnaan MPP agar semakin representatif, nyaman, dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
Sementara itu, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa Mal Pelayanan Publik merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, aman, terjangkau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Menurut Ayu, keberadaan MPP menjadi langkah strategis dalam mendekatkan berbagai jenis layanan publik ke tengah masyarakat melalui konsep pelayanan satu pintu yang terintegrasi.
"Mal Pelayanan Publik menjadi solusi untuk memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan dalam satu tempat tanpa harus berpindah-pindah kantor, sehingga lebih efisien dari sisi waktu, tenaga, maupun biaya," kata Ayu.
Ia berharap kegiatan evaluasi tidak sekadar menjadi agenda rutin administratif, melainkan menjadi momentum bersama untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, memperkuat koordinasi antarpenyelenggara layanan, serta melahirkan inovasi-inovasi baru yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menjadi pijakan dalam merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Way Kanan.
"Hasil evaluasi ini harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata agar kualitas penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik terus meningkat dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Ayu mengajak seluruh penyelenggara layanan untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta mengedepankan pelayanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan MPP tidak hanya dilihat dari banyaknya jenis layanan yang tersedia, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Way Kanan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, serta berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam mendukung operasional dan pengembangan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Way Kanan.
"Pelayanan publik yang baik adalah wajah pemerintah yang sesungguhnya. Karena itu, MPP harus terus berbenah agar kehadirannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Way Kanan," pungkasnya.

Posting Komentar