News Admin
Live
wb_sunny

Breaking News

Ketua SMSI Ungkap Dugaan Modus ASN Akali Sistem, Bupati Diminta Bersikap Tegas

Ketua SMSI Ungkap Dugaan Modus ASN Akali Sistem, Bupati Diminta Bersikap Tegas

 


Way Kanan —Berani news. 

 Dugaan permainan absensi ASN di lingkungan Pemkab Way Kanan mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah ASN eselon III diduga menggunakan berbagai modus untuk mengelabui sistem absensi sehingga tetap tercatat hadir meski ruang kerja sering kosong pada jam dinas. Senin (25/5) 

Modus pertama yang diduga dilakukan yakni memanfaatkan aplikasi tertentu yang bisa mengatur absensi dari jarak jauh. Dengan cara itu, ASN disebut tetap bisa melakukan check in dan check out meskipun tidak berada di kantor.

Akibatnya, dalam sistem absensi para ASN tersebut terlihat hadir normal setiap hari, namun kenyataan di lapangan berbeda karena banyak ruangan pejabat yang kosong saat jam kerja berlangsung.

Selain itu, muncul pula dugaan modus kedua, yakni ASN hanya datang saat pagi hari untuk melakukan check in absensi lalu meninggalkan kantor, kemudian kembali menjelang sore untuk melakukan check out.

Kondisi ini disebut menjadi salah satu penyebab suasana sejumlah kantor di lingkungan Pemkab Way Kanan terlihat sepi meski masih dalam jam kerja aktif.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Way Kanan, Yoni Aliestiadi, meminta sistem absensi ASN segera dievaluasi dan dibenahi agar kedisiplinan pegawai meningkat serta tidak merugikan negara.

“Jangan sampai ASN hanya terlihat hadir di sistem absensi, tapi tidak ada di ruang kerja masing-masing. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia juga meminta pengawasan diperketat dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan sidak rutin ke setiap OPD pada pagi dan sore hari guna memastikan ASN benar-benar berada di tempat kerja.

“Satpol PP bisa dilibatkan membantu pengawasan disiplin ASN dengan mendatangi satker secara langsung pagi dan sore,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap Bupati Way Kanan benar-benar melakukan evaluasi terhadap ASN yang diduga mempermainkan sistem absensi sebelum pelantikan pejabat eselon III dan IV dilakukan.

Menurutnya, ASN yang terbukti tidak disiplin seharusnya tidak kembali diberikan jabatan strategis di lingkungan Pemkab Way Kanan.

“Kita berharap jargon Sikop benar-benar dijalankan dengan ASN dan pejabat yang disiplin, bekerja nyata, dan mampu berinovasi, bukan hanya aktif di absensi,” tutupnya.(tim) 



Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar