News Admin
Live
wb_sunny

Breaking News

PELAYANAN “MANDUL”? NASABAH KECEWA, BRI KCP BLAMBANGAN UMPU MOLORKAN JAM LAYANAN & KEHABISAN KARTU ATM

PELAYANAN “MANDUL”? NASABAH KECEWA, BRI KCP BLAMBANGAN UMPU MOLORKAN JAM LAYANAN & KEHABISAN KARTU ATM

Way Kanan – Berani news. 

Pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) KCP Blambangan Umpu kembali menjadi sorotan. Sejumlah nasabah dibuat kecewa setelah jam pelayanan molor hingga satu jam, ditambah fasilitas penting seperti kartu ATM justru tidak tersedia. Senin (31/3) 

Kondisi ini memicu kekecewaan serius, bahkan membuat nasabah memilih pulang tanpa mendapatkan layanan.

Salah satu yang mengalami langsung kejadian ini adalah Ketua SMSI Way Kanan, Yoni Aliestiadi. Ia datang jauh-jauh dari rumah demi mendapatkan pelayanan tepat waktu.

Namun harapan itu pupus.

“Kami datang pukul 13.00 WIB sesuai jadwal. Tapi justru diinformasikan pelayanan dimulai pukul 14.00 WIB. Ini jelas molor satu jam. Sangat mengecewakan,” tegasnya dengan nada geram.

Tak berhenti di situ, kekecewaan semakin memuncak saat dirinya hendak mengganti kartu ATM yang rusak. Alih-alih dilayani, ia justru mendapat jawaban yang tak kalah mengejutkan: stok kartu ATM kosong.

“Ini bank besar, tapi kartu ATM saja tidak ada. Kami ini nasabah, bukan datang untuk dipermainkan,” tambahnya.

Nasabah Pulang, Kepercayaan Dipertaruhkan

Akibat pelayanan yang dinilai amburadul tersebut, Yoni memutuskan meninggalkan lokasi. Hal serupa juga dilakukan nasabah lain yang hendak membuka rekening baru. Mengetahui pelayanan molor, mereka memilih balik kanan.

Fenomena ini menjadi alarm serius bagi kualitas pelayanan perbankan di daerah.

Jika kondisi seperti ini terus terjadi, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan akan terus menurun.

Diduga Langgar Standar OJK & Pelayanan Perbankan

Sebagai bank BUMN, BRI seharusnya tunduk pada standar pelayanan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di antaranya:

Pelayanan harus tepat waktu

Memberikan layanan profesional dan tidak merugikan nasabah.

Menjamin ketersediaan fasilitas dasar perbankan

Keterlambatan tanpa kepastian serta kosongnya stok kartu ATM dinilai bertolak belakang dengan prinsip Service Excellence yang selama ini digaungkan perbankan nasional.

“Jangan Hanya Slogan Pelayanan Prima!”

Kejadian ini menuai kritik tajam. Nasabah menilai slogan pelayanan prima yang sering digaungkan hanya menjadi formalitas jika tidak dibuktikan di lapangan.

“Kalau pelayanan seperti ini terus terjadi, wajar kalau masyarakat kecewa. Jangan hanya bagus di slogan, tapi realitanya jauh dari harapan,” sindir Yoni.

Minta Evaluasi Total, Jangan Abaikan Nasabah

Masyarakat berharap ada langkah cepat dari manajemen BRI untuk melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya di tingkat kantor cabang pembantu.

Beberapa hal yang menjadi sorotan:

Disiplin jam operasional

Ketersediaan fasilitas (kartu ATM, dll)

Profesionalitas petugas layanan

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BRI KCP Blambangan Umpu belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan nasabah tersebut.(**) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar