News Admin
Live
wb_sunny

Breaking News

NEKAT! SAPI KETAHANAN PANGAN DANA DESA DIDUGA HENDAK DIGASAK Warga Srimenenti: Jangan Main-Main dengan Aset Rakyat!

NEKAT! SAPI KETAHANAN PANGAN DANA DESA DIDUGA HENDAK DIGASAK Warga Srimenenti: Jangan Main-Main dengan Aset Rakyat!

ILUSTRASI – Warga tangkap terduga pelaku pencurian sapi aset ketahanan pangan Dana Desa. Masyarakat minta aparat bertindak tegas dan transparan.


Negara Batin, Way Kanan . Beraninews. 

– Publik Kampung Srimenenti dibuat geram! Sapi program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa 2022 diduga menjadi target percobaan pencurian oleh oknum tak bertanggung jawab.

Aset yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat itu nyaris raib. Peristiwa ini langsung memicu reaksi keras dari pemerintah kampung dan warga.

Melalui Ketua BPK Srimenenti, Linda Utari, laporan resmi telah dilayangkan ke Polres Way Kanan pada Rabu (4/3/2025).

“Ini bukan sapi pribadi. Ini aset rakyat! Dana Desa itu uang masyarakat. Kalau benar ada upaya pencurian, ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Linda.

Tiga nama berinisial HI, RP, dan RR disebut dalam laporan. Namun proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. 

Bukan Sekadar Sapi — Ini Simbol Ketahanan Pangan!

Sapi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ternak tahun 2022 yang bertujuan:

Menguatkan ketahanan pangan kampung

Membantu warga berpenghasilan rendah

Mendorong ekonomi berbasis peternakan

Jika dugaan ini terbukti, warga menilai tindakan tersebut bukan sekadar pencurian biasa, melainkan bentuk ancaman terhadap program pembangunan desa.

Warga Desak Tindakan Tegas

Gelombang dukungan menguat. Warga meminta aparat tidak lamban dan segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kalau aset kampung berani diganggu, ini alarm bahaya! Harus ada efek jera,” ujar seorang warga.

Masyarakat kini menunggu langkah cepat dari Polres Way Kanan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, mengumpulkan bukti, dan memastikan proses hukum berjalan transparan.(**) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar